Feb 1, 2018

Kejar Paket Pintar - Episode 5: Kaleidoskop 2017 Laila-Dara



Hello, 2018!

Kalau 2017 adalah orang, bagi gue dia adalah keluarga Kardashian. Bingung antara harus dibenci, atau disayang.

Tahun 2017 gue adalah dua ekstrem yang berbeda. The first half of 2017 is da bomb. Serius, deh, menyenangkan abis. Tapi menjelang akhir tahun, massive shit hit the ceiling fan. Semuanya berantakan hancur minah gutbay. Maka tahun lalu, gue lumayan belajar tentang yang namanya keseimbangan hidup. Bittersweet juga, sih... (tiati dikit lagi keran curhat bocooor)

Mumpung 2017 baru aja kita tinggalkan, kali ini Laila dan Dara mengulas sedikit tentang 2017 masing-masing, lewat beberapa pertanyaan yang dilontarkan ke satu sama lain. This is one of our curhat-est episode because we usually don't talk about out personal lives. Tapi nggak dramatis kok. Muuph ya, kita 'kan geng anti menye!

4.50 Dara ke Laila; Lagu apa yang paling lo abuse di 2017? (ini jawabannya)
7.05 Laila ke Dara: Apa hal baru yang lo lakukan di tahun 2017?
15.05 Dara ke Laila: Apa hal baru yang lo lakukan di tahun 2017?
21.10 Laila ke Dara: Menurut lo, apa hal, kejadian, atau fenomena viral ter-taik di 2017?
27.44 Dara ke Laila: Ada kejadian atau hal berkesan apa di ulang tahun lo di 2017?
31.36 Laila ke Dara: Siapa orang yang baru lo sebelin di tahun 2017?
35.14 Dara ke Laila: Apa resolusi lo di tahun-tahun sebelumnya, yang belum tercapai juga di 2017?
38.08 Laila ke Dara: What did you learn about yourself in 2017?

Also, pleaaaase please share your thought:

1. Record with our cheapo mic, or without?
2. Should we get better mic?

Terimakasih!

Dec 15, 2017

"Nggak Usah Pake Foundation,"


Setuju, ya, bahwa gestur cinta nggak harus heboh? Gue nggak pernah mengharapkan pasangan gue naik ke atas genteng, trus meneriakkan nama gue bak Rendra sambil berlinang airmata, apalagi menebar seribu kelopak bunga mawar di kasur sebagai kejutan. Kalau kasur gue jadi banyak semut gimana?!

Dec 8, 2017

Sebentuk Siksaan Bernama 50 Shades of Grey


Masih ingat huru-hara 50 Shades of Grey nggak?

Tahun 2011, sewaktu buku erotika 50 Shades of Grey (50SoG) pertama kali keluar—dan gaungnya membahana dimana-mana—feeling gue udah nggak enak. Trus, ya, bener aja. Nggak lama kemudian, muncul berbagai ulasan yang bilang bahwa buku 50SoG memang sukses bikin pembacanya napsu… napsu ngerobekin halamannya dengan murka.

Yah, banyak juga, sih, pembaca yang bisa menikmati buku ini, tapi bagi beberapa kalangan, buku ini jelek, murseu, dan very poorly written. Gue sendiri belum pernah baca sampai sekarang, tapi setelah baca sinopsis dan cuplikannya, gue percaya sama ulasan-ulasan kejam tersebut. Lagian gue nggak mungkin berharap banyak sama buku yang terinspirasi oleh trilogi Twilight. Ada, ya, orang yang terinspirasi nulis karena Twilight?

Dec 5, 2017

Soal Rendahnya Rasa Percaya Diri


Tahukah Anda, bahwa gue nggak nyaman disebut sebagai seorang "blogger"?

Setiap kali ada orang yang menyebut gue sebagai "blogger" atau memperkenalkan diri gue sebagai "blogger", gue merasa malu. Gue bakal nyengir-nyengir nggak nyaman sembari nyari pot tanaman di pojokan untuk ngumpet.

Nov 14, 2017

Kejar Paket Pintar - Episode 4: Teks-Teks Apik Ciamik



Laila dan Dara sok sastra!

Kali ini, Laila dan Dara masing-masing memilih dua teks yang menurut mereka apik, ciamik, atau berpengaruh dalam hidup mereka. Teksnya bisa apa aja, mulai dari penggalan pidato, kutipan sajak, sampai tulisan di stiker angkot.

2.39 Dara's first text, penggalan dari buku non-fiksi seorang fotografer dan istrinya
11.08 Laila's first text, lirik lagu patah hati dari penyanyi perempuan tahun 90an
21.40 Dara's second text, reffrain lagu tentang hidup dari vokalis band tahun 90an
29.52 Laila's second text, cerpen kanon dari salah satu cerpenis legendaris Indonesia

Selamat mendengarkan, plis kam egen!