Feb 22, 2020

Kebijaksanaan Alam Semesta


Apa yang biasanya lo lakukan, kalau lo lagi sedih?

Dec 25, 2019

Selamat Datang 2020, Selamat Datang Kepanikan


Alkisah pada suatu malam, menjelang akhir tahun 2019 ini, seorang anak manusia menatap rembulan—yang buram karena tertutup awan polusi ibukota—lewat jendela kamarnya, sambil merenung, “Umur gue udah segini, tapi hidup, kok, masih nggak jelas aja, sih?”

Bagi yang kurang konek, si anak manusia itu adalah gue.

Jul 19, 2019

Mahkota Malang, Mahkotaku Sayang

Satu kata untuk mendeskripsikan rambut gue adalah: sad. Syedih, shay. 

Pasalnya, rambut gue sangat halus, tipis, lepek, nggak ber-volume. Batang rambutnya tipis, jumlah helai rambutnya pun sedikit. Singkat kata, mahkotaku ini hidup segan, mati pun tak mau.

Maka seumur hidup, gue nggak pernah merhatiin rambut. Gue malas pakai serum, hair vitamin, hair tonic, dan sebagainya, karena gue merasa aneka produk itu akan "memberatkan" rambut tipis gue. Cukup hidup saja yang diberatkan masalah, Ferguso!

Jan 14, 2019

Banyak Kesempatan, Banyak Kefrustrasian

Qerja qeras bagai quda, demi menjemput jaya

Sekarang ini, kita sedang hidup di era yang penuh kecemasan, khususnya bagi orang-orang di kota besar yang serba cepat dan penuh persaingan. Semua orang streys, nek. Semua orang gelisah. Semua orang tegang. 

Kenapa? Sebabnya tentu banyak, tapi gue tertarik dengan alasan yang dikemukakan Alain de Botton: menurut dia, sebabnya adalah karena peluang sukses yang sekarang ini melimpah banget.

Nov 13, 2018

Travel Photo Series: Tokyo Disneyland & the Boys

DSCF2556

Bagi gue—seorang fanatik taman hiburan Disney kelas kakap—haram hukumnya halan-halan ke sebuah kota ber-Disneyland tanpa mengunjungi Disneyland-nya. Maka pas ke Tokyo bulan Juli kemarin, tentunya gue mustik ke Tokyo Disneyland. Dua kali! Di hari yang berbeda! *nge-gas* Dalam satu kunjungan, personilnya adalah gue, T, dan Raya. Dalam kunjungan berikutnya, personilnya nambah Aydin, anaknya adek gue yang seumuran Raya.

Di masa kejayaannya (duile, kejayaan kerajaan Sriwijaya kali), blog ini banyak disukai (GR aja!) karena travel stories-nya, khususnya travel stories tentang Disnileng. So here’s a little nostalgic post, di masa senjakala blog seorang Disneypark-head ini (eh lho, kok sedih…).