Sep 6, 2018

Travel Photo Series: Tokyo, How Do I Love Thee? Let Me Count The Ways

DSCF2361

Kalau bicara soal Jepang, sudah pasti gue bakal bias-sebias-biasnya.

Jepang—khususnya Tokyo—adalah kota yang dekat dengan hatikyu, karena Tokyo adalah destinasi perjalanan internasional pertama gue. Gue perdana menginjakkan kaki di Tokyo waktu gue TK, dan hamdalah berkesempatan bolak-b alik ke sana sejak itu. Alhasil, di kepala, terbentuk kolase yang terdiri dari berbagai memori yang tercipta di ibukota negara Matahari Terbit tersebut. 

Sep 5, 2018

Travel Photo Series

DSCF2250

Pada nyadar nggak, sih, bahwa gue udah nyaris nggak pernah nulis cerita travelling lagi di sini? Padahal, kalau boleh GR, kayaknya tulisan perjalanan gue adalah salah satu kekuatan blog ini (GR banget)

Jul 31, 2018

Cerpen Pertama

Salah satu miskonsepsi besoaaar tentang penulis adalah: kalau dia suka / bisa menulis dengan satu gaya, maka dia bisa menulis dengan gaya apapun. Apalagi di era content writing gini, dimana para content writer dituntut bisa memproduksi berbagai tulisan dengan berbagai gaya. 

Namun pemirsa, penulis bukanlah perenang Olimpiade, yang harus bisa menguasai bermacam gaya sekaligus. All writers write better in one way than the other.

Kalau ditanya, lo paling suka nulis apaan, La? Jelas: nulis esai di blog. Apalagi blog gue adalah blog non-komersil dan non-citra, maka gue terbebas dari beban untuk membatasi gaya tulisan dan isi kepala. Pun kalau gue nulis di luar blog, gaya gue jelas: esai, non-fiksi, dan non-faedah :D

Kalau ditanya lagi, lo paling sebel nulis apaan, La? Jawabannya juga jelas: nulis fiksi.

Jul 22, 2018

Sebuah Lotion Mahal Dari Prancis



Prolog:

Sepulang dari liburan di Bali bulan lalu, kulit badan gue kering banget. Mungkin karena berhari-hari kena air laut dan terpanggang matahari, sementara guenya terlalu sibuk bersenang-senang untuk peduli dengan skinker-skinker-an. Living the beach life at its fullest, yo!

Pas udah balik ke rumah, gue membongkar laci-laci kamar mandi, nyari body lotion yang bisa gue pakai. 

Nggak sengaja, gue malah menemukan sebotol lotion termahal yang pernah gue punya.

Jun 22, 2018

Kejar Paket Pintar 7, 8, 9

Waw, rupanya sudah lama gue nggak shameless plug—alias mempromosikan tanpa malu-malu—podcast gue sendiri di blog ini. Walaupun gue yakin kalian udah pada aware tiap ada episode baru. Ya ‘kan? Ya, dooong… :D

Bagi yang belum aware, atau yang males buka Soundcloud (apalagi unduh aplikasinya), berikut episode 7, 8, 9, beserta sinopsisnya.


Kejar Paket Pintar - Episode 7: Kemarahan-Kemarahan Perempuan Part 2

Masih marah-marah aja, nih? Sekali lagi, Laila dan Dara membahas beberapa aspek dalam hidup perempuan yang kami anggap nggak setara dengan hidup laki-laki, lewat beberapa cerita nyata. Mulai dari kisah slut-shaming yang dialami Laila, dan PSK yang nggak dibayar di depan kamar hotel Dara.

Once again, f*ck gender role, give us spring roll!

PS. Ini part 1


Kejar Paket Pintar - Episode 8: Laila, Dara, dan Dua-Satu-Dua

Beberapa minggu lalu, Laila dan Dara nonton film 212: The Power of Love - sebuah film lokal yang mengangkat cerita aksi 212 pada tahun 2016.

Harapannya, sih, Laila-Dara bisa dapat pencerahan baru, berhubung dulu Laila-Dara nggak ikutan aksi tersebut samsek...

... tapi alih-alih perspektif baru tentang aksi 212, yang didapat hanyalah crazy-eyes-nya Fauzi Baadilah, abang cilok dalam layar green screen, penghinaan tidak langsung untuk dunia jurnalisme, dan pengingat bahwa dalam sejarah, yang namanya Karl Marx bukan cuma si penulis Das Kapital.

Ya, nggak kalah seru juga, sih... cuma nggak nyambung aja.


Kejar Paket Pintar - Episode 9: Antara Makan-Makan dan Disfungsi Ereksi

Laila dan Dara membahas dua novel lokal, Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak dan Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, karya Eka Kurniawan.

Kenapa dua buku ini? Karena di episode berikutnya (will be released very soon!), Laila dan Dara akan ngobrol bareng produser Palari Films, production house yang akan memproduksi kedua film ini, untuk rilis tahun 2018 dan 2019. It's gonna be a back to back episode!

PS. This is a super late upload (direkam kapaaan... di-upload kapan...), maka monmap atas segala ketidak update-an info soal produksi "Aruna".

 ***

Ada yang udah pernah cobain Google podcast? Selama bertahun-tahun, platform dan hosting podcast didominasi oleh Apple dan Soundcloud. Nah, sekarang hadirlah Google podcast, yang katanya navigasinya lebih oke daripada Soundcloud. Kami sendiri belum coba, dan belum tahu apakah KPP sudah masuk sana.

Kejar Paket Sendiri sendiri juga pengen banget melebarkan sayap ((burung merak kaliii)) ke Anchor, karena daya siar mereka lebih luas, dan karena biaya hosting Soundcloud makin lama kok makin mahal. Bukannya kita nggak mampu, cuma pelit aja. Yha.

Comment, like, en subskraib, gayeeess!