Jun 22, 2018

Kejar Paket Pintar 7, 8, 9

Waw, rupanya sudah lama gue nggak shameless plug—alias mempromosikan tanpa malu-malu—podcast gue sendiri di blog ini. Walaupun gue yakin kalian udah pada aware tiap ada episode baru. Ya ‘kan? Ya, dooong… :D

Bagi yang belum aware, atau yang males buka Soundcloud (apalagi unduh aplikasinya), berikut episode 7, 8, 9, beserta sinopsisnya.


Kejar Paket Pintar - Episode 7: Kemarahan-Kemarahan Perempuan Part 2

Masih marah-marah aja, nih? Sekali lagi, Laila dan Dara membahas beberapa aspek dalam hidup perempuan yang kami anggap nggak setara dengan hidup laki-laki, lewat beberapa cerita nyata. Mulai dari kisah slut-shaming yang dialami Laila, dan PSK yang nggak dibayar di depan kamar hotel Dara.

Once again, f*ck gender role, give us spring roll!

PS. Ini part 1


Kejar Paket Pintar - Episode 8: Laila, Dara, dan Dua-Satu-Dua

Beberapa minggu lalu, Laila dan Dara nonton film 212: The Power of Love - sebuah film lokal yang mengangkat cerita aksi 212 pada tahun 2016.

Harapannya, sih, Laila-Dara bisa dapat pencerahan baru, berhubung dulu Laila-Dara nggak ikutan aksi tersebut samsek...

... tapi alih-alih perspektif baru tentang aksi 212, yang didapat hanyalah crazy-eyes-nya Fauzi Baadilah, abang cilok dalam layar green screen, penghinaan tidak langsung untuk dunia jurnalisme, dan pengingat bahwa dalam sejarah, yang namanya Karl Marx bukan cuma si penulis Das Kapital.

Ya, nggak kalah seru juga, sih... cuma nggak nyambung aja.


Kejar Paket Pintar - Episode 9: Antara Makan-Makan dan Disfungsi Ereksi

Laila dan Dara membahas dua novel lokal, Aruna dan Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak dan Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, karya Eka Kurniawan.

Kenapa dua buku ini? Karena di episode berikutnya (will be released very soon!), Laila dan Dara akan ngobrol bareng produser Palari Films, production house yang akan memproduksi kedua film ini, untuk rilis tahun 2018 dan 2019. It's gonna be a back to back episode!

PS. This is a super late upload (direkam kapaaan... di-upload kapan...), maka monmap atas segala ketidak update-an info soal produksi "Aruna".

 ***

Ada yang udah pernah cobain Google podcast? Selama bertahun-tahun, platform dan hosting podcast didominasi oleh Apple dan Soundcloud. Nah, sekarang hadirlah Google podcast, yang katanya navigasinya lebih oke daripada Soundcloud. Kami sendiri belum coba, dan belum tahu apakah KPP sudah masuk sana.

Kejar Paket Sendiri sendiri juga pengen banget melebarkan sayap ((burung merak kaliii)) ke Anchor, karena daya siar mereka lebih luas, dan karena biaya hosting Soundcloud makin lama kok makin mahal. Bukannya kita nggak mampu, cuma pelit aja. Yha.

Comment, like, en subskraib, gayeeess!

2 comments: