May 31, 2012

Turning Japanese - Day 3, Part 2

Tokyo DisneySea, part 2 - 24 April 2012

Next stop, kawasan Arabian Coast. Pada titik ini, yang bunting mulai pundung karena belum naik apa-apa sa-ma se-ka-li, cuma sibuk nganter-nganter T aja. So we decided to ride the funnest, most exciting ride in the park for me, yaitu...


IMG_0268

Zzzz.

Intinya, Gajah Bledug yeee. Tapi lumayan laaah. Seenggaknya penampakan Jasmine’s Flying Carpet ini chuantique 'kaaan *menghibur diri sendiri*

IMG_0236

IMG_0242

Next, Sinbad’s Storybook Voyage. This is a seriously charming ride, at least for me. Tipe-nya sama seperti It’s A Small World di Disneyland atau Istana Boneka di Dufan, dimana kita naik perahu trus nontonin boneka-boneka in eksyen.

Tapi yang bikin Sinbad’s Storybook Voyage berbeza adalah:

1. Ada alur ceritanya. Yaitu? Ya kisah petualangan si pelaut Sinbad dooong… Masih pada inget ceritanya nggaaak? Gara-gara wahana ini, T jadi pengen namain anak kami Sinbad, dengan harapan bakal jadi anak pemberani, petualang, banyak hoki, dan bisa keliling tujuh samudra juga. Aamiin! *peperin perut ke dinding wahana*

IMG_0279
Peta rute petualangan Sinbad ke tujuh samudra, dipampang di tempat antrian

2. Kecanggihan animatronic alias mekanisme boneka-nya. Agak susisusanti sih untuk dijelasin, tapi intinya, mekanisme boneka-boneka di wahana ini canggih sekali, sehingga tiap boneka punya sekian ratus kombinasi gerakan. Misalnya, untuk gerakan ngomong, mereka nggak cuma mangap-mingkemin mulut, tapi (nyaris) bisa a-i-u-e-o, dipadu dengan kerlingan mata, alis naik-turun, kepala tengleng-tengleng kayak orang India, dan sebagainya.

Ekspresi wajah dan body language-nya kaya raya banget, sampe gue ngeri sendiri. Ngeri idup. Bahkan ada boneka penari perut yang menurut saya persis plek Ellya Khadam. Mak!

IMG_0285

IMG_0287
Hellooo, Tante Ellya!

Mungkin banyak turis yang nggak peduli dengan detail-detail ini, but for me, these things are very precious Recommended!

IMG_0295

IMG_0289

IMG_0298

IMG_0309

IMG_0311

IMG_0317
... dan setelah mengarungi tujuh samudra, akhirnya Sinbad pulang ke kampung halaman, membawa berkapal-kapal harta karun. Marhaban!

Lanjut, malih! Mari kitorang keliling Arabian Coast.

IMG_0334
Karena lagi musim semi, Tokyo DisneySea ikut kecentilan mendekor diri dengan bebongaan. Biasanya sih nggak ada beginian...

IMG_0361

IMG_0343

IMG_0336

IMG_0332

IMG_0344
Maksud hati mau ekting jadi penjual, tapi malah kayak maling ya...

IMG_0363
Bukan Masjid Raya, tapi double-decker carousel alias kuda-kudaan dua tingkat, sehingga kapasitas menjadi lebih banyak. Namanya Caravan Carousel.
IMG_0360
Gift shop!

IMG_0350
Chandu, Sindbad's sidekick

IMG_0353
Duffy and Shellie May! Teddy bear begini doang mahalnyaaa ampuuun...

IMG_0321
E e e e, salim dulu sama Om Jafar...

IMG_0325
Bad guys rule

IMG_0329
Abu, Aladdin's sidekick. Tebak, yang kiri apa yang kanan? -_-"

IMG_0330

Balik ke kawasan Mysterious Island, untuk naik wahana 20,000 Leagues Under the Sea.

IMG_0364

IMG_0365

IMG_0367
Antrian menuju 20,000 Leagues Under The Sea. Nama kok ribet amat!

Sama seperti JTTCOTE, wahana 20,000 Leagues Under the Sea ini didasari novelnya Jules Verne. Jangan tanya apa ceritanya, berhubung nggak pernah baca juga. Intinya sih, kita kembali berekspedisi, tapi kali ini naik submarine menuju dasar laut bersama Captain Nemo (bukan Nemo yang clown fish yaaa).

Seru nggak? Well... not really, soalnya wahana ini hanya ‘wahana liat-liat’ alias nggak ada eksyen yang berarti. Kita cuma naik ‘submarine’ jaman baheula, lalu pura-pura dijeblosin ke laut, trus liat makhluk-makhluk aneh di dalam samudra.

Mana nggak pernah baca novelnya. Mana narasinya dalam bahasa Jepang! Makin nggak faham.

Tapi namapun wahana Jepang. Teknologi dan detailing-nya tetap mengundang decak kagum (halah, bahasanya). Gimana caranya bikin ilusi seolah-olah kita nyelem ke dasar samudra, padahal enggak?

Menuju ke Mermaid Lagoon, balik lewat Arabian Coast...

IMG_0368

IMG_0369

IMG_0370
I love these guys!

Lanjut ke satu-satunya kawasan khusus anak-anak di Tokyo DisneySea—Mermaid Lagoon.

IMG_0372
Tampak luar Mermaid Lagoon

Nggak seperti kawasan lain, Mermaid Lagoon ini full indoor dan di-dekor seolah-olah berada di dalam laut. Menurut saya, konsep indoor ini oks bangs untuk anak-anak kicik. Bagemanapun cuaca di luar, mereka jadi tetap bisa main dengan nyaman, toh?

Bisa ditebak dari namanya, tema kawasan ini diangkat dari The Little Mermaid, my favorite Disney film ever (saking sukanya, saya mau Yaya juga suka. Film bagus itu gender-less, tauuuk…). Lengkap sudah kebahagiaan bumil ini.

IMG_0376
Greeted by King Triton himself!

IMG_0378

IMG_0395
Welcome to under the sea! Ooooh... aaaah...


IMG_0435
Berbagai kiddie rides di Mermaid Lagoon

IMG_0437

Bagi orang dewasa, disini nggak ada yang seru, sih. Permainannya untuk anak kicik semua, jadi kayak semacam playground aja, gitu.

IMG_0405
Gift shop-nya lucu berats!

IMG_0421

IMG_0415

IMG_0416

Trus kalo nggak ada apa-apa, ngapain dong gue dan T ke Mermaid Lagoon? Mau bobooook, hihihi…

Kesian banget yaaa. Abis gimana dong. Badan udah capek, mata udah lima watt. Dan karena Mermaid Lagoon ini indoor, adem dan gelap, cucoklah buat bobok-bobok ayam sejenak.

Sempet nonton pertunjukkan di Mermaid Lagoon Theater, deng. Live show ini ada setiap setengah jam, menampilkan sepenggal kisah The Little Mermaid. Pertunjukannya melayang di udara lho! Bukan, bukan debus, tapi semua performernya tampil sambil digantung pake sling. ‘Kan ceritanya under the sea, harus melayang-layang bagaikan berenang di laut dong, ya. Recommended!

Sementara saya nonton sambil karoke solo (alias nyanyi-nyanyi sendokir), T nunduk dan ngoroook. Ya udah lah, kesian.

Kelar nonton live show, kami ngaso sambil ngemil esgrim. Tiba-tiba keluarlah konfersesen ini:

T: “Kayaknya dibelakang kamu ada artis Jepang apa Korea gitu, deh,”
L: “Oya…” (nggak nengok karena nggak peduli, sibuk nyelomotin esgrim)
T: “Iya. Tauk tuh, ada cowok dikerubutin, dimintain foto bareng. Ganteng sih,”
L: “Oh.” (masih nggak nengok)

Lalu diam 5 menit.

Karena penasaran, kutolehkan juga kepala ke arah “artis Jepang / Korea” yang T maksud. EH, KAMPREEET ITU MAH BUKAN BINTANG FELEM KOREA!

“ITU MAH PRINCE ERIC!!!!”

Esgrim kubuang. Muka kudempul. Kamera kugeret. Saya langsung terbirit-birit menghampiri sesosok ganteng tersebut. Ya, ternyata dia adalah Prince Eric—pacarnya Ariel si Little Mermaid! Jelas dese lebih penting daripada artis Jepang!


 Bagi yang nggak kenal, ini yang namanya Prince Eric!

Duuuh, mana yang jadi Prince Eric nih ganteng pula, mirip kayak di kartun. Pake nyapa-nyapa ramah segala. Akik gregorio ‘kan jadinyaaaa….! *lap mulut bebusa*

Entah kenapa, kayaknya kegrogian saya nular ke T, padahal dia nggak pernah nonton film The Little Mermaid. Alhasil, foto bareng pangeran impian saya ini blur. Wooooo! Sebel!

IMG_0399

Tapi nggak apa-apa lah. Hidup udah terasa lengkap kok setelah ketemu Pangeran Eric—kecengan sejak tahun 1990, catet! Hihihi.

Waktu menunjukkan pukul 5 sore, sebentar lagi kudu stenbe buat mantengin night show. Jadi kami early dinner dulu di Sebastian’s Calypso Kitchen, trus cabut dari Mermaid Lagoon.

IMG_0422

IMG_0426

Balik ke kawasan yang letaknya paling depan, Mediterranean Harbor, berhubung live show nanti malem letaknya disitu.

IMG_0457

IMG_0467
(Not) In Venice!

IMG_0465

IMG_0466
Pengalaman traveling: kenapa ya, orang yang megang DSLR pasti selalu minta difotoin sama sesama pemegang DSLR. Padahal gue disuruh motoin pake kamera polaroid juga mau...

Sama seperti theme parks lainnya, Tokyo DisneySea menghadirkan beberapa live show dalam sehari. Ada yang regular, ada yang musiman, ada yang indoor, ada yang outdoor, ada yang siang, ada yang malam. To tell you the truth, I’m not a big fan of live shows and parades (kecuali kembang api). Kalo kebetulan liwat, ya ditonton. Kalo nggak, ya nggak dikejar.

Tapi dari sekian pertunjukkan di Tokyo DisneySea, ada satu yang pengen saya tonton, yaitu Fantasmic. Show ini berlokasi di danau dan menampilkan permainan cahaya, air, api, fireworks, proyektor, dan parade live characters di atas perahu. Komplit beuneur...

Dulu saya pernah nonton Fantasmic versi Disney’s Hollywood Studios, Orlando. Makin penasaran dong, Fantasmic versi Jepang ini bakal sama nggak?

Fantasmic is THE main night show in Tokyo DisneySea, sehingga kami harus lomba kiasu-kiasu-an demi ngedapetin spot enak buat nonton. Alhasil, walau show-nya mulai jam 8 malam, saya dan T udah nge-tek spot dari… JAM 6 SORE, SODARA-SODARA. Dan apakah kami yang pertama? Cencu cidak. Pas kami dateng, udah banyak kok orang lain disitu T__T Dedikasi yang luar biasa!

IMG_0476
Go home, kiasu people, go hoooome! *lah sendirinya?*

Ya udah deeeeh, matgay aje selama dua jam. Apalagi matahari mulai terbenam, lantas udara langsung membeku. T bolak-balik ke restoran terdekat buat beli teh, kopi, dan cemilan supaya bodi agak anget. Jangan sedih, sebelah kami ada yang beli sepiring spaghetti aja dulu! Nggak dibungkus lho, tapi sepiring-piringnya dibawa keluar, trus dibalikin lagi ke restorannya.

IMG_0482
Mediterranean Harbor at night. Romantika diamor!

IMG_0483

IMG_0488
Kiasu people are still here...

Menjelang jam 8 malam, tiba-tiba ironi dari segala ironi terjadi: UJAN MULAI TURUN.

Public announcement pun koar-koar—kalo ujannya makin lebat, mungkin Fantasmic akan dibatalkan.  ALAMAKJANG. Saya langsung pengen manjat dinding trus nyenyong ‘Ironic’-nya Alanis Morisette! Ih, udah ditungguin dua jem juga, awas kalo batal!

Awalnya kami denial, sok-sok, “Aaah, gerimis doang nih, gerimiiis…” Tapi lama-lama payung  dan jas ujan dikeluarin juga, hik hik hik… Sebenernya ujan Tokyo bukan tipe ujan tropis, sih. Nggak pernah kayak di Jakarta, deres dan pake angin bahorok segala. Gerimis-gerimis aja. Tapi tetep ngerepotin dan bisa bikin kuyup :(

At that point, I was miserable. Capek, ngantuk, laper, pantat beku, tapi kudu bertahan sambil megangin payung, tas, dan kamera. Alhamdulillah wa syukurilah, Fantasmic nggak dibatalkan. The show still went on, and it was beauuuutiful. Fantasmic yang di Amerika kalah, seus!

Maaf ya, nggak ada foto-fotonya sama sekali. I was too tired dan nggak bisa meresikokan kamera jadi basah, hik hik hik.

Kelar ber-Fantasmic-ria, we decided to go straight home. Nggak pake soping, nggak pake makan, nggak pake naik wahana lagi (Tokyo DisneySea masih buka sampe jam 10 malem). Asli, capek banget.

Saya udah menduga sih, sepulang dari Tokyo DisneySea bakal capek banget. So we skipped the train and took the bus to Shinjuku, supaya tinggal duduk santai aja.

Kenyataannya nggak santai-santai amat juga, sih... Sepanjang perjalanan Tokyo Disney Resort – Shinjuku Station, saya emang sukses molor kayak mayat. Tapi dari Shinjuku Station – hotel, kami tetep kudu naik kereta, jadi harus keluar masuk subway station lagi. Saking capeknya, sepanjang jalan I was hyperventilating dan mau muntah :(((

Sampe hotel, T langsung keluar lagi beli makanan sementara saya mandi air anget. Trus makan seadanya, lalu black-out!

But no matter how tiring it was, it has been another great day, Mr. Walt Disney. Tokyo DisneySea kayaknya patut masuk Seven Wonders of the World deh, saking hebringnya. Apalagi sebenernya masih bhoanyak permainan yang nggak sempet diicip. Kawasan Port Discovery nggak tersentuh sama sekali! *cambuk diri sendiri* Ini baru Tokyo DisneySea ya, belum Disneyland-nya...

All in all, Disney never disappoint, for sure :D You bet we’ll be back soon. Until then!

22 comments:

  1. Mamaaaa.. Price Ericnya ganteng bangetttssss :))))) #salahfokus
    i'm a big fan of little mermaid, too :D

    ReplyDelete
  2. wadouhh..salah pilih tempat blogwalking
    aaa bikin mupeng!!! *lirik tabungan*

    ReplyDelete
  3. ahirnya ada lagi update-annya! akyu tunggu-tunggu lho mbak tiap hari.. disney oh disney! selalu suksyes membuat aku ngiler seember! emak ku *yes emak ku doyan ke disney.. kalo anaknya mah belom pernah* yang udah tuir aja bilang.. ih seru lho kaaak maenan maenannya.. mama naekin semuanya..*

    iya dengan perut tekdunglalala kalo ke disney susah ya mbak kebagian jagain tas dan nunggu doang! cuma bisa naek semacam gajah bledug di ancol versi bagusan..

    tetep ya itu gift shopnya gak nahaaaann!

    ReplyDelete
  4. makin iri akyuu.. itu harbor keren amat maaak! and again, i've read jules verne, zzzzz.. dedikasi akan curiosity aja sih sebenernya, abis itu gak pernah dibaca ulang hahaha!

    *colek suami* kita hanimun lagi ke jepang yuk! yuk! yuk!

    eh speaking of fantasmic, lo harus liat yg di California Adventure Park Anaheim. KEREN ampe gw pengen nangis n pipis di celana saking kagum nya. semprotan airnya naik ampe entah berapa meter itu tinggi banget!!!!! jadi gambar yg ditembakin dari laser nya segede2 gaban, gw rasa yg nginep di hotel disney bisa liat juga. yg duduk paling dpn dijamin bas-kuy (alias basah kuyub).

    ahh.. from a disney freak to another disney freak. love u mr. walt disney!

    ReplyDelete
  5. halloo bumil yang kecehh! *lambai-lambai*

    ReplyDelete
  6. Wahana based on JULES VERNE'S NOVELS!!! MATIK!!!! *ngeces seember* aku suka jules verne, lo mesti deh coba baca sampai habis, seruuuu.... ee terima kasih cerita2nya, salam buat Yaya (gak sabar deh nunggu anak lo namanya bakalan siapa sih sebenernya) :-)

    ReplyDelete
  7. Uwaaaaaa keren keren kerennnnnnn, dirimuh juga keren sih nyeritainnya jadi kebawa suasana, hehehe jadi ga sabar pngen kesana, btw mba ke Universal Studio ngga? Baca2 di web nya doi mau buka theme land baru lagi thn 2014, Wizarding world of harry potter, cihuyyyyy... :D

    ReplyDelete
  8. "Pengalaman traveling: kenapa ya, orang yang megang DSLR pasti selalu minta difotoin sama sesama pemegang DSLR."

    hmmmmmm... gue kalo jalan-jalan pegang poket aja ah :D

    btw, 32Weeks segitu mah dirimu termasuk imut Lei :)

    btw lagi, guepun begitu tau hamil yakin banget kalo anaknya cowok, dan alhamdulillah bener

    semoga selalu sehat, dilancarkan dan dimudahkan melahirkannya nanti

    ReplyDelete
  9. Ya soalnya make dslr kan susah kalo ga terbiasa (yagasih?)... Jd mendingan minta tolong ama yg pasti2aja deh, qiqiqi....

    Yaya abis ini ga dicariin nama berbau Jepang2an nih? Buat memperingati babymoon-nya dia, gitu :P

    ReplyDelete
  10. @Wininda: Trus yaaa, dese yang ramah abis getoh! *nggosip ala ABG* Nanya-nanya, "Hi!!! How are you? Are you having a great time? So nice!" Padahal yg ditanya udah pingsan...

    @Aditya Wulandari: Kikikik

    @Ednasari: Lucu banget emaknya udah main kesana duluan! Mungkin tandanya harus segera kasih cucu yaa, biar pada diboyong sama neneknya ke disnileng hihihi.

    Dan betchuul, senep jadi bumil kemarih! Tadinya mau ke Tokyo Disneyland aja (not DisneySea) krn disana lebih bumil-friendly, tapi Tokyo DisneySea 'kan satu-satunya di duniyah jadi sayaaang dilewatkan :))

    @Kara: Kyaaaaaaaaa! Kalo sama lo, gelombangnya udah sama deh! :))) Bokkk, Fantasmic California keren yaaa? Iiih iri jugaa. Kayaknya mirip sama yg di Tokyo deh. Kalo yang di Orlando jadul maaak...

    @Shoumie: Haaaai Tante cancik! Kisbai :-*

    @CP: Makasih Cepe! Don't tell me you read Jules Verne too, KENAPA SIH PADA HEBAT AMAT?! LOL. Tunggu kehadiran Yaya ya, semoga nama asli + orangnya bisa sekeren the legendary Satura, muah

    @Filand: Haaai... aku nggak ke Universal Studios Jepang, karena jauh di Osaka, bukan di Tokyo hiksss.

    Aaah, Wizarding World kayaknya keren banget yaaaa. Dia udah buka duluan di Universal Studios Amerika sekitar taun 2010, dan tampak super ciamiks!

    @Seerika: Biar tambah iri: itu jaket H&M, belinya di bazaar barang secondhand FD, 100 rebu saja. Muahahaha!

    @Sefa: Pas ke Tokyo, aku kan masih 26-27 weeks :) Tanggalnya aja masih April. Makasih atas doanya yaaa...

    @Ndutyke: Embueer, that's the logic. Tapi gue sebel, kenapa ya para turis yang minta tolong difotoin, DSLR-nya SELALU jauh lbh canggih dari punya guah. Gue kan langsung gaptek! :)))

    ReplyDelete
  11. alhamdulillah cucunya lagi diperut eike mbak.. tinggal nunggu brojolnya saja.. heeee :P

    ih itu obsesi aku banget ngajak anak ke jepang.. menjambangi semuaaa themepark yang ada di sana.. dan beli pritilan di giftshopnya.. mwahaha!

    ditunggu lho mbak cerita ke fujiko f fujio museumnya.. :)

    ReplyDelete
  12. hahaha iya keren banget! super super keren yg di california!!! pokoknya tinggi airnya jauh ngelewatin batas tinggi ferris wheel mickey di california adventure park! apparently the one in orlando itu parade2 n fantasmic nya kyk 'hand-me-downs' dari yg di california (according to bapak2 pekerja disney baik hati yg rempong gw tanya2 haha).

    anyhoo.. like yourself, i also paid attention to EVERY SINGLE DETAILS in disneyland!!!! freak abis --" bodo ah. hahahaha. sebelum aidan jadi teenager, pasti dia bakal bangga bgt emak nya masih mau digeret2 ke disneyland hihihi.

    ReplyDelete
  13. Ednasari: Eeeh yassalaaam... Maap aku nggak tau kamu juga hamil! Senangnyaaa :D Mending kamu kayak aku skrg, tahan segala hasrat beli baby stuff yang mahal-mahal demi tabungan jalan-jalan hahaha... Sampe bunting 8 bulan ini, belom juga beli stroller zzzz

    Kara: Oooo hand-me-downs dari Calif thooo. Gue kira, karena Disney Resort di Orlando tuh geday-nya kayak satu kota sendiri, dia selalu uptodate. Nggak juga yah ternyata!

    Aaaa aidan pasti bangga beut emaknya doyan. Pas aidan hit teenhood, masih ada adeknya! hahaha...

    ReplyDelete
  14. Ih gue ngences banget sama yang Little Mermaid, Lei. Nadira's gonna loooovveee this place! Secara dia big fan of Ariel ya *tanpa Peter Pan* Semua lagu-lagunya Ariel hapal, meski pake bahasa planet sih :P

    Btw gue baca lo kecapekan dan sampe tidur kayak mayat, asli salut banget. Hebat deh bok di saat hamil gede masih lincah jalan-jalan. Gue mah dulu udah kayak kuda nil, berhibernasi mulu di kamar hehehe..

    ReplyDelete
  15. Ira: Hahahaha... Kalo Ariel yang pake Peter Pan, simboknya anak-anak aja yaaa yang ngences! *lirik Gemma*

    Aslinya kecapekan banget Mbak Ira, sampe setengah maksa gitu, pengen munmun. Namanya juga turis ogah rugi yaa...

    ReplyDelete
  16. Lelaaaa lo cakep!!!!! Okay sekian dan terima duit -,-" eh eh mau komen tambahan, gue juga suka mermaid apalagi gamesnya. Plus, ganteng mana eric sama teguh? *melipir sebelum di sambit*

    ReplyDelete
  17. Pepi: Ini ada apa sih ujug-ujug dateng trus muji-muji?! Sering-sering yaaa hihihi... Kalo mau objektif sih ya masa' gantengan Teguh? Ttd, estri raja tega

    ReplyDelete
  18. Lei, ze husband sama engkoh-engkoh pemegang DSLR bajunya kaya janjian yaaa muahauhau. Btw Sinbad’s Storybook Voyage entertaining juga ya, nyanyi a whole new world gak lei? hahaa.

    ReplyDelete
  19. hi...ntah kenapa gw sampe ke blog ini. dan suka aja gaya nulisnya, judes tapi lucu gitu,ngga pake jaim...hihiih...

    apalagi baca cerita ke jepang. makin semangat ngumpulin duit
    bakal sering mampir deh :D

    ReplyDelete
  20. Fabz: Tauk ih! Untung baju gue nggak kembaran sama yang cewek yaaa hihi. Di Sinbad nggak ada lagu A Whole New Woooorld hehehe...

    Kiky: Thank youuu :)

    ReplyDelete
  21. Happiest place on earth, masuk disneyland, disney sea serasa masuk dunia lain, kaya bukan di bumi

    ReplyDelete