Oct 16, 2011

This Little Thing Called Addiction

Di suatu siang yang membosankan, sekitar beberapa bulan lalu, saya dan Ayu ketemuan. Biasa deh, makan-makan siang cantik di emol. Sebagai sesama IRT belum beranak, mau ngisi hari dengan ngapain lagi sih selain makan siang cantik, bobok siang, dan ngabisin duit suami? Zzzz.

Trus muncul pembicaraan:

Ayu: "Eh eh, tau Muaytipschuantik nggak?" (ya, kalo Ayu pronunciationnya memang harus gitu. MUAYTIPSCHUANTIK)

Me: "Nggak." Sambil cuek nyuap makanan.
 
Ayu: "Dia tuh beauty blog, ngomongin kecantikan, mikap, tips-tips gitu-gituuu..."

Me: "Oooo." Nggak tertarik.
 
Ya gimana mau tertarik?! I didn't like makeup. Lipstick smell made me gag, and eyeshadows made me feel drag queen-ish. I never even wore makeup to office and when I hangout. Dan sebagai rekor, saya pernah beberapa kali dateng ke kondangan tanpa makeup sama sekali. Polos los los, bedak pun tiada keberadaannya. Padahal yang nikah sahabat sendiri pula *salim tangan sama Mawar*

Tapi kalo lagi rajin, kadang bisa menor juga sih. Bisa pake concealer, bedak dikit, eyeliner, dan blush on. Ya! Itulah definisi menor saya! *dicolok pake kuas seri XYZ sama Nay.*

Actually, bukannya saya buta-buta amat. I do know about makeup a bit, and I do have some basic stuff. Hanya saja, mengingat hormon testosterone saya yang sedikit mendominasi, jadinya jarang dipake. Pas dipake pun, caranya sekarepku dhewe. Blending brush? Pencil brush? Apa itu? Kagak bisa pake jari aja?
 
***

Fast forward beberapa bulan kemudian, saya tergabung dengan mereka, and I felt so very honored to be a part of them. Honored, but not pressured lho. Meski kru Female Daily tuh rata-rata super girly dan punya wawasan yang mengerikan soal makeup (luas banget!), saya nggak merasa harus ikut-ikut sih, kalo emang nggak minat.

Di suatu miting, seorang editor Female Daily menyinggung soal Muaytipschuantik lagi. Okeh, saya officially penasaran. Kayak apa sih?

Akhirnya di rumah saya buka www.mytipscantik.com. Nggak ada lima menit, langsung tutup lagi. Hahaha, puspita, nek. Pusing. Muaytipschuantik adalah sebuah beauty blog yang dimiliki oleh Harumi Sudrajat, seorang dara cantik yang konon katanya masih muda belia. Isinya standar beauty blog sih, yaitu ulasan berbagai makeup, review, tips, dan tentu saja, tutorial. Bagi saya, melototin blog begituan serasa melototin blog fisika kuantum -- I didn't understand a thing. Dan Harumi tuh girly sekali ya! Astaga, aura blognya langsung 'perang' sama hormon testosteronku.
 
Fast forward ke suatu siang, ketemu Ayu lagi.

Me: "Gue udah liat Muaytipschuantik. Nggak ngerti!"
 
Ayu: "Iiiih, gue mah suka banget."

Me: "Kenapa suka Yu? Maksudnya, 'kan banyak beauty blog bule yang kayaknya lebih seru, dan tutorial lain juga banyak di Youtube."
 
Ayu: "Soalnya blog lain suka pada muahal banget 'kan produknya. Meeeeek semua, Syeneeeel semua. Kalo MTC 'kan campur-campur, ada yang mahal, ada yang murah. Jadi lebih realistis. Dan karena dia lokal punya, barang-barangnya juga ada disini."

Me: "Oooo." Ceritanya tetep nggak tertarik.
 
Ayu: "Ih, aku mah suka banget da'. Aku liat ulang-ulang sampe bosen. Awalnya cuma diliat, lama-lama dicatet. Tiap Fajar (suaminya) pulang kantor, pasti yang diliat aku lagi buka MTC. Sampek komputernya Fajar kena virus."

Me: *ngakak*
 
Ayu: "Eeee beneran! Waktu itu gue kaget, kok tiba-tiba gambar di layar ilang, trus ada ninuninuninuninu lagu sontreknya Twilight Zone.... trus ada tulisan 'Anda Kena Virus...."

Me: *masih ngakak*
 
Alhasil, saya berniat buka Muaytipschuantik lagi. Liat-liat lagi. Gave it another shot. Ternyata, nggak semengerikan itu ya. Walaupun nggak bisa saya praktekkin, tapi tutorial dan penjelasannya cukup jelas. Dari Muaytipschuantik, eh eh eh, kok merambah ke beauty blog lain, kok ke tutorial-tutorial di Youtube, kok buka-buka artikel lama Fashionese Daily, kok jadi rajin mantengin forum Makeup Addict Female Daily, dan yang paling bahaya... KOK KE MARKET PLAZA-nya?!

***
 
By the end of that month, I contemplated: why I didn't like makeup so much. Biasanya kalo yang nggak suka-nggak suka gini nih ada trauma masa kecilnya, dan emang bener sih.

Tepat sejak bodi saya memutuskan untuk puber, my skin turned against me and became horrible. Selain memang punya eksim dari bayi sampe sekarang (baru ketemu obatnya setelah ke TUJUH dokter), kulit saya juga nggak jauh-jauh dari jerawat. Jerewinya bukan yang imut-imut-gemes gitu lho, tapi yang besar-besar dan mengerikan. Alhasil, saya jadi ikrib sama dermatologist alias dokter kulit. Kelas 1-2 SMP, saya udah nangis-nangis karena muka mengelupas akibat peeling cream yang terlalu kuat. Makin gede, jerawatnya ikut makin besar dan keras kepala. Saking frustasinya, sampe pernah ke dermatologist Singaparna yang punya tagline andalan, "I'm going to make your skin look like baby's butt!" (EH JERAWAT GUE MALAH MAKIN PARAH! Baygon mana baygon...)

Trus saat persiapan nikah kemaren, muka saya kembali digempur dan digilas, sampe dibawa ke meja laser demi sedikit memuluskan acne scars dan mengecilkan pori-pori yang bisa nampung air hujan saking besarnya. Pokoknya traumatis dan capek sekali deh ngurusinnya.

Dan biasanya, orang yang berkulit jelek itu jadi memusuhi makeup. Bukan memusuhi sih, tapi tidak menjadikannya prioritas. Wong lagi capek berusaha ngebenerin kulit wajah, mau di cemong-cemonginin pula! Mulus dulu deh, mikap belakangan. I was, in fact, willing to trade all the makeup in the world for a smooth skin. I still do.

Karena seumur idup terlalu meratapi nasib kulit ini, saya jadi nggak sadar bahwa sekarang kulit saya udah mendingan. Masih jauh ya sama porselen Cina, tapi lu-ma-yan. Alhamdulilah. And that's why, I started to think: there's no need to be enemies with makeup, really.

***

Alhamdulillah, saya anaknya pandai dan sering nggak ada kerjaan, jadi hanya dalam waktu hitungan minggu, elmu-elmu perlenongan -- termasuk teknik dan rekomendasi produk -- langsung diserap. CEILEEE. Saban sore, udah siap nangkring depan cermin kamar, oles-oles sana-sini, dan selalu berakhir dengan teriakan "Astaghfirullohaladzim!!!" dari suami yang baru pulang kerja. Entah karena kece banget, atau busuk banget.

Di malam hari, saya jadi sibuk ber-ohyayaya, oooh-begitu-yaaa di depan komputer, mantengin tutorial dan ulasan beauty products (kenapa malem? Internet  rumah saya cuma lancar muncul kalo malem. It's like a prostitute, literally).

Cilandak-20111015-00162

IMG-20111015-00161

blog

Hasilnya, sekarang udah lumayan PD-lah ke kondangan, udah nggak kayak baru bangun tidur lagi. And it's a fun hobby, really. Berhubung saya nih seniman tak sampai, mewarnai muka jadi pelarian karena nggak bisa melukis di kanvas.

Daaan koleksi mikap saya yang tadinya cuma terfokus di berbagai eyeliner dan alas muka (foundie, concealer, bedak -- ciri khas orang berkulit elek), kini sudah beranak pinak menjadi... nggak tau deh... sampe malu. Masa' sebulan beli empat palette sedow?! Don't save me!


At the end of the day, secuek-cueknya saya, my progesterone wins. Nature wins. Sekarang tinggal nunggu hasrat belajar masak, sempurnalah aku jadi wanita. Telat ya, nek.

32 comments:

  1. duh, mending mana dulu yak? belajar masak apa belajar macak (macak: dandan) ? seus leija, mohon pencerahannya. krn setelah hampir 4 tahun kewong, i am still clueless in both of them, lol.

    ReplyDelete
  2. HOHAHAHAHAH gue pun jadi kecanduan mekap kelas berat gara2 jadi IRT, sendirian di rumah, ga ada temen, ya apalagi selain melototin yutub.. Jejem juga pas nyampe rumah pasti teriak astagfirullah gara2 mata kanan gue ijo mata kiri biru.. btw ini masih permulaan kok la, biasanya makin kemari racun makin susah dibendung muahahahahaha *ketawa menggelegar* welkom to de jungle ya *salaman*

    ReplyDelete
  3. btw kok ijk ngaku2 mekap edik tapi ga tau muaytipchuantik ya?! *langsung sliding ke tkp*

    ReplyDelete
  4. daaan... netes sdh the bencong inside, selamat yaaa :)) ini compliment loh... :D
    buat seru2an, baca deh thread you know you're a bencong di fd...pasti bikin cekikikan...

    *haaaiiii leijaaaa* *salaman*

    ReplyDelete
  5. okeeeeeh... naaaah... kalo yang baca nyokap loe gimana, laaaa. ehehehehe

    "willing to trade all the makeup in the world for a smooth skin" i feel youuu... secara zerawatan zuga. ga nepsong mek ap. dah keselek duluan liat tagihan dokter kulit beserta krim krimnya.

    yuk ah. mau intip blog yang loe mensyen dulu. buat bekal pake sephora darimu =)

    ReplyDelete
  6. boleh tuh Lei ngereview TUJUH dokternya, bisa jadi berguna buat gue..*hiks*

    BTW, welcome aboard.. *tarik confetti, lempar pigment*

    ReplyDelete
  7. hihihi ngakak gw baca blog post lo yg ini. if only u could see my mikap kolekziong.. --" suami eke pun tiap buka laci "EMANG INI MASIH DI PAKE???" mungkin kalo gw progesteron nya terlalu kuat apa yah hobi kok mikap, dandan, masak hahaha!

    ReplyDelete
  8. eh bytheway.. kalo mau makan2 cantik di emol ikutan dooooong (mau nebeng gak jelas)

    ReplyDelete
  9. Sampe saat ini, gue setia dengan 5 doang barang make up yg dipake di muka setiap hari, dan ga mau mampir deh ke web itu, tar keracunan.

    Btw, muka gue, hmmm...di jidat aja nih, suka kayak ada biang kringet, tapi the rest is fine, kayaknya disebabkan karena gue nggak pernah cuci muka pakai produk apapun kecuali air keran hahahahaha... *memalukan*

    Wow, elu sudah bisa smokey eyessss! Salute bu!

    ReplyDelete
  10. haiah, muaytips itu blog yg itu toooh.. kok gue ga doyan yaa, hihihih :P
    dan gue juga ditongolin tu "you've been hacked" pas mau ganti page tu blog. kamfred. yg punya blog ngga ngurusin kali ya..ckckck

    btw, iya gue eksiman sejak sma, awal sih di badan, tp bbrp bulan terakhir mulai ada yg di muka *hiks* dan cuma bisa ngabur ke dokter deh. belum nemu yg cocok banget sih selama ini..

    ReplyDelete
  11. Tyka: Dandan dooong.... Biar laper asal cantik! Hihihi.

    Nadia: Neeek, paham gue! Dan gue yakin sebagian racun yang datang ke diriku berasal dari dirimu. Gue serasa pengen apus lo dari contact BBM gue, takut ngobril-ngobril trus tergoda anu-itu lagi! Hahaha. Eh eh, ada yang mau dijual lagi nggak? Guerlain-nya masih mau dilempar? Eh lo mau pulang kan ya? Nitip dooong *hahaha anjrot komen yg mencerminkan kepribadian bencong*

    Ruth: *salaman* Haaai juga! *tos brush* Iyaaa, tadi jadi aja liat-liat thread itu, lucu sekali ya. Mau pingsan baca orang punya blush 100 bijik, bedak 10 sepuluh bijik, buat ngecat kamar bisa kali ya?

    Iyut + Nyun: Mari berpelukan sesama kulit non-porselen! Tapi sekarang udah pada mendingan kan? Mudah-mudahan yaaa.

    Nyun, 7 dokter itu tuh 7 dokter eksim ya, bukan dermatologist. Dan itu tuh dokter-dokter jaman gue SD-SMP hahaha, waktu eksim gue susah banget disembuhin. Emang kamyu eksiman ya?

    ReplyDelete
  12. Kara: Haduuuh, kalo gitu gue-lo-ayu langsung make-up playdate aja lah! Hahaha. Walaupun pasti mikap-nya nggak bakal dipake sampe abis, it's so much fun yaaa. Dan hanya direspon sama suami with blank stares...

    OK, next time mak-mak-can nanti BBMan yaaa.

    Leony: Then I can imagine your pure, virginal baby skin *tatapn silet penuh dengki* Kok bisa siiih.

    Nyun: Iya sih, jarang di update, dan yakin deh gue si Harumi nggak paham soal virusnya.

    Nyun, coba pake Elocon / Elomet deh. Di gue sih tokcer!

    ReplyDelete
  13. pada dasarnya gw seneng mekapan tapi kalo kudu sering2 males banget rasanya. dan sialnya setelah sering diminta ngemsi kayanya harus gak males dandan sendiri karena...

    ...makeup artistku sibuk sekali dan jadwal kita suka bentrok... padahal dia ciamik banget :'(

    kalo soal muka, eke ga ribet. yg penting basicsnya bener. i just switched to kiehl's and my husband now is thinking to do the same *kulit jadi alus gila* tapi entah kenapa gw ga cuco sama foundation + bedaknya MAC. sedih :( untung soal warna2an eke ga rewel. kemaren yah, gw membeku di depan counter mac menatap lipstik merah menyala yg rame diomongin ituh huahahaha :)) tapi belom berani beli, takut ga kepake :p come on semangatin aku lagiiihh! hihihihi :D

    and btw i just mastered the skill of: pasang bulu mata sendiri! YAY! :))

    ReplyDelete
  14. Miund: Hahahaha, susah emang kalo kuncen andalan nggak available!

    Emang bener, basic tuh harus paling kenceng dulu qaqa. Kan ibarat mau ngelukis, kanvasnya harus bagus dan mulus. Dan jangan sedih, MAC nggak selalu bagus kok. Ada satu prodak two-way cake-nya yang dihujat massa krn kalo cocok ya cocok banget, tapi bagi yang nggak cucok, langsung jerawatan parah! Gede-gede. There is something very wrong with the formula *ambil kaca pembesar detektip*

    Ih hebatnya bisa pasang bulmat sendiri!

    ReplyDelete
  15. Ih padahal perlengkapan mek-ap gue mayan loh la, cuma ga pernah dipake sampe jamuran kali yaa.. Berhubung nyokap dulu hobi dandan jadi sering kecipratan samplenya.. *kecian*
    Tapi lo pake mek-ap atau ngga tetep cantik kok la, pancaran hati gadis JGB kali ya, ga ada munafik-munafiknya... *segmented amat ini

    EH EH EH!
    Urusan eksim kita samaaaa! Ini penyakit cewek elit kali ya.. Stres dikit muncul eksim, anak susah makan muncul eksim, lagi bokek muncul eksim, eksim dan aku bagai BFF!
    Tapi pake elocon mayan manjur kok, cuma ya gitu ya... ilang seminggu eh abis itu tumbuh lagi..
    Kok jadi yeyek ya?

    ReplyDelete
  16. promo lo bagus bener ya, gue ikutan koprol ke mytipscantik. hasilnya? oo ya gue jadi ngerti kenapa Tuhan kasih gue anak cowok....mending mandi lumpur daripada mandi blush on -__-" heuheuhehehhehee

    ReplyDelete
  17. Aduh La, pengen belajar dendong deh gueeee, tapi gak bisa apa2 sama sekali hehehe. Apa karena emang dasarnya tangan ini gak terampil gitu yah, padahal kayaknya seneng kan kalo bisa mekap sendiri, tapi kok mentok cuman oles foundation plus bedakan aja. Ngolesin eyeshadow aja abis make suka ga keliatan hahaha. Meluncur deh ke cantik2 itu kali aja jadi agak pinter sedikit gue.

    ReplyDelete
  18. lei: sama banget nasib kulit jelek dr dulu, dokter sana dokter sini ngurusin jerawat teruuusss hahaha...skrg untung udh mending jg,tapi makeup an mah masih jarang. mungkin emang hrs main ke si MTC dulu deh ah akyu =)

    ReplyDelete
  19. Gemma: Ehhh gils. Coba sini dilempar kemarih mikap nya! Hahahaha JGB emang paling keren ya, daripada pake tapi.... *lirik blog lain*

    *maap ya pemirsa, becanda segmented*

    Embeeeer, eksim tuh sangat mencintaiku sekali. Elocon emang kayak pertolongan pertama, tapi ntar muncul lagi sik. Makan daging uler pun gak membantu *beneran pernah ini*

    Cepe: Komen gue persis sama kayak lo beberapa waktu yang lalu, dan sekarang liat akibat kuwalatnya.... Turaaa, awas kolam plastiknya digade ama emaknya buat beli bedak yaaa hihihi.

    Ninta: Pasti lama-lama bisa deh Nin, asal sering latian dan beli the right tools dulu! The right tools bukan berarti mahal yaaa... Coba kamu pantengin Yutub deh. Panduan dan tutorial dari yg basic-basic segambreng deh disana.

    Astrid: Hahaha, ih aku bukan sponsor MTC yaaa! Kok jadi pada keracunan hahaha. Sebenernya banyak bgt Mbak, beauty blogs yang seru-seru diluar sana ;)

    ReplyDelete
  20. eh ehhhh, kok gue juga agak sama ya, tadinya benci bener sama yg namanya mek-up, pake blush on aja mesti pake mikroskop biar keliatan krn ga pede berat, setipisss mungkin deh. tadinya buka2 female daily nyari referensi bedak doang yg cucok sama muka Indonesya ini,trus ke blush on, trus ke foundation, trus trussss, sekarang tiap ada temen ke luar negeri gue maunya nitiipppppp. Bbrp bulan lalu tengah malem tiba2 temen gue bbm: "ke, ga ada deh naked palette, adanya paletta naked nih!" ya amploppp, sama kaliiii hahaha....

    kmrn sudah mau ngambil eye shadow mu, tapi tahaannnnn. hahaha.

    at the end, bencong nya menang emang nih. meski perkembangan gue sih ga sepesat lo La, masih begitu2 ajuah. dan eye shadow itu susyeee ya, biar ga keliatan kayak ditonjok :((

    ReplyDelete
  21. Keke: GILA YA KE! Gue pan tau, elo dulu tomboynya kayak apa! Perasaan lebih tomboy dari gue deh hahahaha.

    Ya ampuuun, ternyata korban racunnya Female Daily juga ya. Mari kita tos-tosan. Alhamdulillaaah. Gue baru punya Naked bahkan baru sebulan, tapi tiap malem diurek-urek mulu. Jogging di treadmill rumah aja pake lipstik, saking pengen nyoba ketahanannya hahaha. AMBIL KE, sumpah nggak nyesel.

    Kapan-kapan makeup date yuuuk. Bulan depan gue kayaknya ke Spore nih, mau nitip gak? :)))

    ReplyDelete
  22. hastagahhh dragon! ternyata bukan gue satu satunya penderita eksim di dunia ini *salim*
    jadi sembuh nya dikasih apa ahirnya?

    eh btw dirimu tertarik ngga untuk creative copywriting?

    ReplyDelete
  23. Risti: Diberikan sebuah obat yang akupun lupa namanya, karena sudah jadul sekali hahaha. Tapi sekarang ini penyelamatku sih elocon/elomet.

    Soal copywriter udah kubalas di Twitter ya Mbaak... slanzutnya email-emailan aja yuk

    ReplyDelete
  24. Hello, salam kenal. Sometimes I drop by here but only as a passive reader :).
    Soal kulit muka, dulu my mom attentive banget. Begitu anak nya keliatan jerawat SEBIJI, langsung angkat tilpun bikin janji sama Klinik Dr. Moegni (di Jln. Teuku Cik Ditiro). Pas gua kena stress attack di Singapore dan tiba-tiba muka gua full jerawat (overnight, no kidding) nyokap langsung printah gua beli tiket pesawat pulang Jakarta dan dibawa ke Dr. Moegni. Dalam waktu seminggu, udah ilang lebih dari separo-nya. Dulu sepupu2 gua juga dikirimin "parsel" cleanser etc nya si ibu dokter. Sejak gua ke US, gua sempet coba Kiehls, dan Cetaphil. Untuk cleanser and moisturizer, Cetaphil is better (gua ada eczema juga, makanya coba Cetaphil).
    Untuk eczema, gua sempet ke dokter di Indo, Singapore, Boston... and finally came across Triamcinolone Acetonice. It works wonder! Salep-salep yang dulu langsung masuk tong sampah.

    Nah kalo make-up, nyokap masih berusaha persuade gua untuk nyoba wakakakakak. Primer apaan aja kagak tau.

    ReplyDelete
  25. iyahhhh, uda ambill, bbrp bulan lalu, tp blm banyak gue utak-atik, sebel susah kalo mulai dicampur2 warnanya, haha amatirrr.

    bahaya kayaknya lo ke Spore La, lagi demen2nya eksperimen begitu,hehe. tp mau sihh nitipp, hahahahha.

    ttd, tomboy insap --"

    ReplyDelete
  26. LadyinRed: Haaai Rhea (bener kan?). Hooo gitu ya, sama persis lho sama nyokap gue. Orangnya super attentive sama kulit gue, tapi ini both merugikan dan menguntungkan sih. Menguntungkannya ya difasilitasi ke dokter dll. Ruginya, karena beliau 'gatel' banget ngulik-ngulik muka gue dari young age, scarring juga jadi menyedihkan.... harusnya didiemin aja kalo dulu mah hiks.

    Cetaphil DOES works wonder. Anak-anak bayi yang eksim juga dipakeinnya itu ya, saking alusnya. Dulu gue nggak betah pake Cetaphil, krn teen skin gue dulu minyakan bangeeet + the humidity of Jakarta, not a good combo LOL. Skrg kulit gue agak keringan, actually thinking of beli Cetaphil lagi ;)

    Triamcinolone Acetonice, hm hm hm, I'll look it up! ;)

    ReplyDelete
  27. Keke: Hahaha TOMBOY INSAP! Ya udah laaah siniiii nitip aja, hihi

    ReplyDelete
  28. Iya bener Rhea :). Eh kalo kalian ada eczema, berbahagialah kalo gak tinggal di negara 4 musim. Ini temperature udah drop di bawah 10C, artinya udah mulai kering, eczema pun bersuka ria, kita nya nangis nggigih-nggigih.

    ReplyDelete
  29. Gw jadi bencong mekap stlah jadi ibu rt kira2 2 taonan yang lalu, efek dari bengong di rumah n teknologi IT yang smakin lama smakin mempermudah online dimana-mana. Skarang lagi pengen koleksi kuas nih, jd getol brosing kemana2...eniwei,barusan ngesot ke muaytipschuantik n dapet juga virusnyaahh...hehee.

    p.s:gw demen ama mekap mata foto terakhir si eneng nih...

    ReplyDelete
  30. Katrin: Gue juga lagi hunting bruuuush! Punya sih brush set, tapi masih yang murah punya. Masih konflik batin antara beli ketengan (tapi yang MAC sekalian), beli set (tapi yg menengah kayak Sigma), atau nggak usah beli dulu sama sekali.

    Masih nggak bisa nentuin, brushes tuh overrated nggak ya, utk pemakaian yg jarang juga kayak gue hihi

    ReplyDelete
  31. eman gmakeup bisa bikin muka cantik makin cantik..muka standrat jadi cantik..muka jelek jadi??? ya gitu deh..hehehe..

    cantik mba..thanks for share..

    ReplyDelete
  32. mau tanya dong... yg berhasil ngobatin eksim nya dokter siapa ya? aku kena eksim nih :( please banget infonya... makasiiih :)

    ReplyDelete