Feb 3, 2017

Memperluas Diri

Satu hal yang gue sayangkan banget dari huru-hara politik belakangan ini adalah, di sekitar gue, jarang ada orang yang mau membuka hati dan pikirannya terhadap pihak yang berseberangan dengan mereka.

Misalnya, para anti-Ahok biasanya nggak mau membuka pikiran dan menempatkan diri mereka di pihak Ahok. Sebaliknya, para pendukung Ahok juga biasanya nggak mau melihat situasi dari sudut pandang pihak non-Ahok.

Dan bagi orang-orang yang sudah menetapkan pilihannya untuk Pilgub DKI, kayaknya nggak banyak yang mau membuka pikiran terhadap program dan track records paslon lain.

Pokoknya masing-masing pihak militan dan defensif.

Demi menjadi warga negara panutan dan manusia yang lebih "berkembang" (deuuu, bunga kali), gue berusaha nggak begitu, apalagi sampai berpikiran sempit. Sulit, sih. Misalnya, di kasus persidangan Ahok yang terakhir (Ahok vs Ma’ruf Amin vs SBY), hati gue sebenernya udah bikin kesimpulan pribadi, tapi gue berusaha baca situasi dari sudut pandang pihak yang bersebrangan, tanpa emosi. Memang nggak gampang, ya. Tasbih kesabaran gue kayaknya udah retak, abis gue remez gemez tiap kali maksain diri baca berita-berita yang "nada"nya bertolak belakang dengan posisi hati gue. Tapi mau gimana lagi? We cannot only read what we want to read.

Gue juga pernah berusaha “memaklumi” sama Trump, ketika dia kadung kepilih jadi presiden. Gue bahkan berusaha memahami logika travel ban do’i. Tapi memang harus diakui, some people are just so hard to love. #lirikTrump #lirik Rizieq #jereng #pusing.

Semua ini jadi menimbulkan pertanyaan—orang-orang sebenernya sedang membela negara/agama/prinsip, atau ego masing-masing, sih?

Sebuah iklan dari Denmark tentang perbedaan. SO VERY TRUE. SUKA BANGET!



So although I would never imagine myself sharing similarities with Trump or Rizieq, maybe I do. Who knows?

10 comments:

  1. Ih..kenapa aku merinding dan berkaca-kaca nonton ini.

    ReplyDelete
  2. aku brebes mili Mbak Leija nonton iklannya T__T . ijin share iklannya ya mbak Leija..
    sekarang-sekarang ini memang jadi ga mudah kalo kita punya pandangan beda dari orang ya...apalagi kalo bersebrangan sama #diehardfans. dan memang jadi bertanya tanya ini ngebelain apa sih sebenernya?!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju abisss. Silahkan yaaa share seluas-luasnya.. :)

      Delete
  3. Exactly how I feel (about Trump). He is the President (of USA) so deal with it. Ini sih orang yang bukan warga negara America kok lebih banyak ngomongnya. Bukannya aku suka 100% akan Trump atau setuju akan semua kebijakannya, but yes I can live with it. And there are millions who will support him too. We have to support him so he won't fail. Kalau dia gagal, seluruh dunia akan keimbas. Peace...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dia gagal seluruh dunia bersyukur sepertinya hehe..

      Delete
  4. kalo menjelang pilkada gini.. rasanya kebanyakan orang jadi kayak lagi pada jatoh cinta mbaLei. pada gak mau ngebuka diri buat mikir dengan berbagai macam perspektif..

    karena cinta tak berlogika... :)) *duileh

    ReplyDelete
  5. Silent reader biasanya, tp gerah bgt sama situasi saat ini. Ijin share iklannya ya Mbak Leija ☺

    ReplyDelete
  6. Tombol share ke FB mana mba Laila? 😁😁

    ReplyDelete
  7. haha.. yg ini pecah air matanya (meneruskan membaca dari posting atas ttg MJ)

    ReplyDelete