Dec 24, 2014

Beauty Review: Nutriganics Drops of Youth

This post is part of #TBSBloggers

We’ve come to my last beauty product review for the #TBSBlogger series, dan produk yang akan gue review adalaaah... Nutriganics Drops of Youth. Yeuk, mari!

IMG_5271

Nutriganics Drops of Youth adalah sebuah serum konsentrat yang (katanya) bisa menangkal tanda-tanda awal penuaan, dengan cara memperbaiki permukaan kulit, sehingga kulit tampak lebih mulus, segar dan sehat.

Rahasianya apa, sih, Mon? Rahasianya terletak di bahan-bahan utama serum ini, yaitu ekstrak beech bud dan stem cell dari tanaman criste-marine.

Pada dasarnya, stem cell adalah ‘induk’ sel di badan kita, yang berperan penting dalam memperbaiki sel-sel yang rusak.

Bagi yang udah punya anak, mungkin pernah ditawarin jasa penyimpanan stem cell anak kita oleh bank stem cell, ya. Soalnya, kalo kita nyimpen stem cell anak—yang biasanya diambil dari ari-ari saat si bayi baru lahir—nantinya ia bisa digunakan, kalau-kalau anak terkena musibah dan perlu pembaharuan pada organ badannya. You can grow a new heart of a pair of lungs from your own cell! Ilmu kedokteran jaman sekarang canggih, ya? Udah nggak jaman nyimpen gigi emas, sekarang jamannya nyimpen sel manusia.

KENAPA GUE JADI PROMOSI BANK STEM CELL?

Balik lagi ke topik.

Tentunya, stem cell juga bisa memperbaiki sel-sel kulit yang rusak. Demikianlah alasan Drops of Youth menggunakan stem cell tanaman criste-marine sebagai bahan dasar.

Tapi apakah peran stem cell tanaman sama dengan stem cell manusia? Jawabannya enggak. Kandungannya beda, tuh. Meski demikian, stem cell tanaman kaya akan antioksidan, dan bisa melindungi kulit kita dari serangan UV dan hal-hal jahat lainnya di dunia ini (halah).

FYI, Nutriganics Drops of Youth adalah bagian dari rangkaian skincare Nutriganics-nya The Body Shop.

Kemasan dan Tekstur

Drops of Youth dikemas dalam sebuah botol kaca, lengkap dengan pipet untuk men-dispense produknya. Wahai serum-serum di dunia, kenapa harus selalu pipet, sih? Aku prefer pump, lho #siapangana

Tekstur Drops of Youth ini cair cenderung kental, seperti gel, tanpa warna alias clear. Aromanya segar, tanpa ada bau-bau obat kimiawi. Sayangnya, aroma ini nggak natural, alias berasal dari parfum / fragrance.

IMG_5281

Aplikasi

Menggunakan pipetnya, letakkan 1-2 tetes Drops of Youth di telapak tangan. Dengan jari, taro produk di lima titik wajah (jidat, kedua pipi, hidung, dagu) dan satu titik di leher, lalu ratakan. Nggak perlu dipijet-pijet kenceng, ya, karena produk ini cepat sekali meresapnya! Belom juga kelar kedip sekali, eh udah terserap sempurna oleh kulit. Love, love, love.

Wajah gue cenderung lebar, tapi 1-2 tetes Drops of Youth cukup banget untuk sekali pake, I kid you not. A little goes a looong way for this product. Gue pernah pake serum ini sebanyak 3 tetes untuk sekali pake, jadinya malah lengket. Nggak berpengaruh jelek kepada kulit, sih, tapi diserapnya jadi lebih lama dan ya, itu tadi… lengket kayak perangko.

Oya, setelah penggunaan, botol kudu buru-buru ditutup lagi, ya, untuk menghindari oksidasi.

Biasanya gue pake Drops of Youth di pagi hari, sebelum menggunakan produk-produk lain seperti pelembab, sunblock, dan makeup. However, you can use it twice daily, pagi dan malam.

Hasil

Dibandingkan dengan dua produk The Body Shop yang udah gue review sebelumnya, Drops of Youth adalah produk yang love-hate-nya paling gede!

Kenapa akyu love? Karena kesan pertama produk ini bagus sekali—adem di kulit, aromanya menyenangkan, super ringan, cepat sekali diserap, dan bikin kulit alus. Hidup langsung zen sementara.

Pertama kali nyoba produk ini, kulit gue lagi merah dan mengelupas karena iritasi, sehingga gue makenya gemeter ketakutan. Serum gitu, lho. Ngeri aja bikin reaksi heboh di kulit. Eh, ternyata si kulit kalem aja.

Kenapa akyu hate? Drops of Youth meng-klaim bisa memberikan perubahan di kulit, dan langsung keliatan hanya dalam waktu lima hari. Eke udah pake sebulan nih, kagak ada pengaruh-pengaruh acan, ah. Apakah produk ini memperbaiki gejala penuaan dini di muka gue? Enggak. Apakah memperbaiki teksur kulit wajah? Enggak.

Untungnya, Drops of Youth adalah pelembab yang oke banget untuk kulit berminyak—hydrating tapi nggak greasy, dan membuat kulit berasa segar paripurna.

Bagi yang berkulit kering, kayaknya tetep harus ditimpa pelembab, ya.

Tapi moso iya, mau melembabkan wajah dengan enak aja harus pake serum seharga ini? I’m sure there are many other cheaper products that give similar result.

Oya, serum ini memang bebas paraben dan silikon, TAPI mengandung alkohol dan parfum yang cukup dominan. So for those who are allergic to fragrance in skincare, this is not for you.

Harga

Rp459,000

Pros and Cons

Pros
Melembabkan
Formulanya ringan, (di kulit gue) nggak bikin iritasi ataupun breakout
Aromanya endeus
A little goes a long way
, alias hemat. Pake dikiiit aja udah berasa.
Bebas paraben dan silikon

Cons
Doesn’t do what it claims.
Atau seenggaknya, hasilnya lama.
Lumayan mahal, ya
Mengandung alkohol dan parfum

Kesimpulan

Setelah nyobain produk ini sendiri dan menilik reviews orang lain, gue berkesimpulan bahwa Nutriganics Drops of Youth paling cocok untuk orang-orang yang BELUM menunjukkan tanda-tanda penuaan, seperti dedek-dedek di awal umur 20-an. Banyak review ciwi-ciwi berusia awal 20-an yang memuja-muji produk ini. So I think Drops of Youth would be great to prevent aging signs on skin. Pencegahan ya, bukan perbaikan.

Selain itu, denger-denger Drops of Youth juga jauh lebih efektif kalau digunakan dengan skincare Nutriganics lainnya. Mungkin dia lebih bahagia kerja bareng ‘keluarga’nya? #krikkrik

So, would you try this?

IMG_5263

3 comments:

  1. dear mbak lei,
    terima kasih untuk honest review-nya! suka bgt kalau ada review (entah sponsored or not) about makeup/products bisa dijabarkan dengan jelas, ga pereus, langsung on point, jujur & pakai dicoba pula (idk if u truly put that serum on your face, but since u mentioned that u have tried to use it about a month, aku percaya hehehe).. malah bikin aku ngeliat produk dari dua sisi & pgn nyoba sik hehhehe..

    ps: sering2 yea review tenting beauty products! hihiihi!

    ReplyDelete
  2. Inez: Hai Inez! Thank you for the feedback ya :) Aku sempet ikutan beauty blogger workshop dari Femaledaily, dan dapet tips-tips untuk nulis beauty review yang baik. Intinya itu sih: harus jelas, straightforward, jujur, dan WAJIB dicoba dulu produknya untuk jangka waktu tertentu hehehe.

    Iyaaa, I always try to be honest nih. Apalagi kalo nggak sponsored / ada kepentingan tertentu, reviewnya pasti jauh lebih sadis deh. Sadis pujiannya, sadis kritiknya hahaha.

    ReplyDelete
  3. Gue udah nyobain ini.. along with the eye cream/serum/lotion? lupa deh.
    Kesimpulan gue sendiri sih, yes, harus telaten, alias hasilnya ngga instant. Harga juga definitely ngga murce, mungkin orang akan lebih tergoda beli yang brand lbh premium lagi aja sekalian.

    Unfortunately, gue sendiri memutuskan untuk ngga lanjut make produknya. Just my 2 cents.

    ReplyDelete